(Fungsi Paru) Form Hasil Analisa

Nama: Contoh(Pria)Jenis Kelamin: PriaUmur: 40
Figur: 175cm ,70kgTanggal Ujian: 16/03/2017 09:20

Column
Hasil Pengujian Aktual
Barang pengujianRentang normalNilai Pengukuran yang sebenarnyaHasil pengujian
Pasokan Darah Ke Jaringan Otak143.37 - 210.81108.777
Arteriosklerosis Pembuluh Darah Otak0.103 - 0.6420.623
Fungsi Saraf Otak0.253 - 0.6590.366
Tingkat Sentimen0.109 - 0.3510.189
Indeks Memori (ZS)0.442 - 0.8170.451
Referensi Standar:
 Normal(-) Abnormal Ringan(+)
 Abnormal Sedang(++) Abnormal Berat(+++)
I. Pasokan Darah Ke Jaringan Otak: mencerminkan suplai darah dari wilayah otak
 Insufisiensi suplai darah ringan110.24--143.37
 Insufisiensi suplai darah moderat100.41--110.24
 Insufisiensi suplai darah parah<100.41
II. Arteriosklerosis Pembuluh Darah Otak: mencerminkan hambatan aliran darah arteri intrakranial dan tingkat arteriosklerosis serebral
 Sclerosis ringan0.642--0.757
 Sclerosis moderat0.757--0.941
 Sclerosis Parah>0.941
III. Cranial Nerve Function: mencerminkan kemampuan perhitungan, kemampuan pemahaman, kemampuan identifikasi, kemampuan positioning, kemampuan mengarahkan dan bahkan demensia dan sebagainya.
 Kerusakan ringan0.115--0.253
 Kerusakan moderat0.053--0.115
 Kerusakan parah<0.053
IV. Tingkat Sentimen: mencerminkan tingkat cedera sel-sel otak
 Cedera ringan0.351--0.483
 Cedera moderat0.483--0.699
 Cedera parah>0.699
V. Indeks Memori (ZS): mencerminkan memori seseorang
 Memudar ringan0.262--0.442
 Memudar moderat0.169--0.262
 Memudar parah<0.169
Parameter Deskripsi
Pasokan Darah Ke Jaringan Otak:
Brain tissue blood supply disebut juga sebagai aliran darah ke otak (CBF/cerebral blood flow). Karena darah memasok nutrisi dan oksigen bagi jaringan yang dituju, maka jika terdapat gangguan aliran darah ke otak dapat mengakibatkan sel-sel saraf otak rusak akibat iskemik.
Arteriosklerosis Pembuluh Darah Otak:
Merupakan penebalan dan pengerasan pembuluh darah arteri otak. Timbulnya arteriosklerosis di otak dapat ditandai dengan nyeri kepala, nyeri wajah (facial pain), dan menurunnya penglihatan.
Fungsi Saraf Otak:
Sistem saraf kranial dapat dibagi menjadi tiga bagian sesuai fungsinya.
a. Bagian pertama, yang memperkenalkan informasi keluar dari tubuh ke otak, disebut sebagai sistem saraf sensorik.
b. Bagian kedua, yang melakukan pengolahan, penyimpanan dan mengendalikan tubuh untuk merespon, disebut sebagai sistem saraf pusat, yaitu mayoritas otak.
c. Bagian ketiga, yang mengendalikan otot-otot, organ dan kelenjar, disebut sebagai sistem motorik.
Pemeriksaan ini untuk menilai kemampuan otak dalam melakukan sejumlah proses berpikir diantaranya kemampuan perhitungan, kemampuan pemahaman, kemampuan identifikasi, kemampuan posisi, kemampuan mengarahkan, tingkat demensia dan sebagainya.
Tingkat Sentimen:
Sentimen adalah pengalaman orang tentang sikap terhadap hal-hal yang obyektif, dan refleksi dari kepuasan seseorang. Sentimen dibagi menjadi dua jenis : sentimen positif dan sentimen negatif. Sentimen positif dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dan meningkatkan kesehatan, sehingga meningkatkan kualitas hidup. Sentimen negatif, termasuk marah, sedih cemas, apatis kebencian, dan lain-lain dapat berbahaya bagi kesehatan fisik dan mental.
Pemeriksaan sentimen index menggambarkan sejauh mana tingkat cedera sel-sel otak.
Indeks Memori(ZS):
Menggambarkan tingkat daya ingat seseorang. Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan daya ingat seseorang menurun diantaranya adalah arterioskierosis otak, atrofi otak, dan sebagainya.

Hasil uji atau analisa hanya untuk referensi saja dan bukan sebagai diagnosa.