(Alergi) Form Hasil Analisa

Nama: Contoh(Pria)Jenis Kelamin: PriaUmur: 40
Figur: 175cm ,70kgTanggal Ujian: 16/03/2017 09:20

Column
Hasil Pengujian Aktual
Barang pengujianRentang normalNilai Pengukuran yang sebenarnyaHasil pengujian
Tingkat Alergi Obat0.431 - 1.3290.679
Tingkat Alergi Terhadap Alkohol0.432 - 1.2461.621
Tingkat Alergi Terhadap Serbuk Sari Bunga0.143 - 1.9891.211
Tingkat Alergi Terhadap Obat Injeksi0.847 - 1.0450.983
Tingkat Alergi Terhadap Bahan Kimia0.842 - 1.6431.29
Tingkat Alergi Terhadap Bahan Cat0.346 - 1.4010.515
Tingkat Alergi Terhadap Debu0.543 - 1.0231.006
Tingkat Alergi Terhadap Asap Rokok0.826 - 1.0131.492
Tingkat Alergi Terhadap Pewarna Rambut0.717 - 1.4861.693
Tingkat Alergi Terhadap Bulu Binatang0.124 - 1.1920.504
Tingkat Alergi Bahan Perhiasan Perak0.549 - 1.2130.619
Tingkat Alergi Terhadap Makanan Laut0.449 - 1.2460.639
Tingkat Alergi Terhadap Susu0.477 - 1.3482.276
Referensi Standar:
 Normal(-) Abnormal Ringan(+)
 Abnormal Sedang(++) Abnormal Berat(+++)
Tingkat Alergi Obat:0.431-1.329(-)1.329-2.227(+)
 2.227-5.219(++)>5.219(+++)
Tingkat Alergi Terhadap Alkohol:0.432-1.246(-)1.246-2.462(+)
 2.462-5.663(++)>5.663 (+++)
Tingkat Alergi Terhadap Serbuk Sari Bunga:0.143-1.989(-)1.989-2.843(+)
 2.843-5.945(++)>5.945(+++)
Tingkat Alergi Terhadap Obat Injeksi:0.847-1.045(-)1.045-1.847(+)
 1.847-2.663(++)>2.663(+++)
Tingkat Alergi Terhadap Bahan Kimia:0.842-1.643(-)1.643-2.721(+)
 2.721-3.943(++)>3.943(+++)
Tingkat Alergi Terhadap Bahan Cat:0.346-1.401(-)1.401-2.346(+)
 2.346-4.311(++)>4.311(+++)
Tingkat Alergi Terhadap Debu:0.543-1.023(-)1.023-1.543(+)
 1.543-2.872(++)>2.872(+++)
Tingkat Alergi Terhadap Asap Rokok:0.826-1.013(-)1.013-2.826(+)
 2.826-4.213(++)>4.213(+++)
Tingkat Alergi Terhadap Pewarna Rambut:0.717-1.486(-)1.486-2.717(+)
 2.717-5.541(++)>5.541(+++)
Tingkat Alergi Terhadap Bulu Binatang:0.124-1.192(-)1.192-2.124(+)
 2.124-4.369(++)>4.369(+++)
Tingkat Alergi Bahan Perhiasan Perak:0.549-1.213(-)1.213-2.549(+)
 2.549-3.229(++)>3.229(+++)
Tingkat Alergi Terhadap Makanan Laut:0.449-1.246(-)1.246-2.844(+)
 2.844-4.325(++)>4.325(+++)
Tingkat Alergi Terhadap Susu:0.477-1.348(-)1.348-4.477(+)
 4.477-8.742(++)>8.742(+++)
Parameter Deskripsi
Tingkat Alergi Obat:
Alergi obat merupakan reaksi hipersensitivitas yang ditandai oleh satu atau lebih makula yang berbatas jelas, berbentuk bulat atau oval dengan ukuran lesi bervariasi dari beberapa millimeter sampai beberapa sentimeter. Diperkirakan kejadian alergi obat adalah 2% dari total pemakaian obat-obatan atau sebesar 15-20% dari keseluruhan efek samping pemakaian obat-obatan.
Pada umumnya laporan tentang obat yang paling sering penyebab alergia dalah golongan penisilin, sulfa, salisilat dan pirazolon. Obat lain yang sering pula dilaporkan adalah analgetik lain (asam mefenamat), antikonvulsan (dilantin, mesantoin, tridion), sedatif (terutama luminal) dan trankuilizer (fenotiazin, fenergan, klorpromazin, meprobamat).
Tingkat Alergi Terhadap Alkohol:
Gejala yang paling umum dari alergi alkohol meliputi : hidung tersumbat, kulit memerah, merah (wajah dan bercak merah pada bagian lain dari tubuh), nyeri kepala, mual, denyut jantung cepat.
Tingkat Alergi Terhadap Serbuk Sari Bunga:
Pada umumnya serbuk sari yang menyebabkan alergi adalah dari tanaman anemophilous. Tanaman tersebut menghasilkan sejumlah besar serbuk saringan, menyebar di udara secara acak karena angin, dan terhirup oleh hidung manusia yang sensitif.
Gejala alergi serbuk sari meliputi : bersin, mata berair, hidung kemerahan, gatal di rongga hidung, batuk.
Tingkat Alergi Terhadap Obat Injeksi:
Obat injeksi yang sering menimbulkan alergi adalah golongan antibiotik, reaksinya hampir sama dengan alergi obat secara umum. Oleh karena, itu perlu dilakukan tes kulit terlebih dahulu sebelum pemberian obat injeksi.
Tingkat Alergi Terhadap Bahan Kimia:
Kadangkala bahan kosmetik atau deterjen dapat menyebabkan urtikaria, umumnya hal ini terjadi karena seseorang bereaksi terhadap bahan kimia dalam produk tersebut. Bahan pewarna, pembersih rumah tangga, dan pestisida dapat juga menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang.
Tingkat Alergi Terhadap Bahan Cat:
Manifestasi alergi, terhadap bahan cat meliputi: gangguan disaluran pernapasan (rhinitis) dan gangguan kulit (dermatitis).
Tingkat Alergi Terhadap Debu:
Sebagian gejala alergi debu hampir mirip dengan gejala alergi pada hewan peliharaan. Gejala biasanya akan semakin intensif. Saat seseorang membersihkan rumah, atau setelah sekedar membersihkan debu dari tempat tidur. Mata gatal dan berair adalah salah satu gejala paling umum dari alergi debu, bersin berulang-ulang juga merupakan gejala yang bisa diamati.
Gejala lain yang juga muncul adalah hidung meler dan hidung gatal, batuk, serta iritasi pada tenggorokan. Asma atau kesulitan bernafas juga bisa menjadi pertanda alergi debu.
Tingkat Alergi Terhadap Asap Rokok:
Timbul jika asap rokok terhirup ke dalam saluran napas, gejala paling sering adalah batuk, sesak napas, bersin, dan pada beberapa orang dapat pula timbul dermatitis.
Tingkat Alergi Terhadap Pewarna Rambut:
Gejala yang timbul diantaranya dermatitis, timbul ketombe, rambut rontok, pembengkakan pada wajah dan leher, kulit kepala lecet atau terasa perih.
Tingkat Alergi Terhadap Bulu Binatang:
Setiap hewan dengan bulu dapat menjadi sumber alergi hewan peliharaan, tapi alergi hewan peliharaan yang paling sering dikaitkan adalah anjing, kucing, burung, hamster, kelinci, tikus, gerbil, tikus dan kelinci percobaan. Hewan yang lebih besar seperti kuda, kambing, sapi, ayam, bebek dan angsa, diluar ruangan meskipun dimasukkan kandang, juga dapat menyebabkan masalah sebagai alergi hewan peliharaan.
Protein yang ditemukan dibulu hewan peliharaan dapat menyebabkan reaksi alergi atau memperburuk gejala asma pada beberapa orang. Gejala alergi lainnya seperti pilek, bersin dan gatal dan mata berair.
Tingkat Alergi Bahan Perhiasan Perak:
Alergi yang timbul paling sering adalah karena bahan nikel yang digunakan sebagai bahan campuran pembentuk stainless steel. Reaksi pada kulit yang terjadi berupa dermatitis yang disertai rasa gatal, lecet, membentuk sisik tebal dan kerak, kulit bisa berubah menjadi gelap kasar setelah beberapa hari dari reaksi.
Tingkat Alergi Terhadap Makanan Laut:
Alergi timbul karena kandungan histamin pada ikan, udang, cumi-cumi atau hewan laut lainnya, terutama yang sudah tidak segar lagi. Histamin terbentuk dari protein hewan laut yang bereaksi dengan enzim-enzim yang terbentuk setelah kematian makhluk hidup. Gejala yang timbul paling sering adalah dermatitis.
Tingkat Alergi Terhadap Susu:
Alergi susu adalah suatu reaksi ketidaktahanan tubuh terhadap satu atau lebih protein susu. Pada beberapa anak, mengonsumsi susu dapat memicu badan untuk mengeluarkan reaksi kekebalan tubuh yang tidak tepat terhadap protein-protein di dalam susu, yang mengakibatkan suatu reaksi alergi. Gejala-gejala utamanya biasanya terkait pencernaan/ kulit dan pernapasan. Ini dapat muncul dalam bentuk : ruam kulit, gatal-gatal, bersin, muntah, diare, sembelit dan mual. Secara klinis, alergi susu dapat menyebabkan gangguan reaksi anaphylactic, gangguan kulit atopic, sesak napas, kejang perut pada bayi, gastroesophageal reflux (GER), oesophagitis, alergi colitis dan susah buang air besar.

Hasil uji atau analisa hanya untuk referensi saja dan bukan sebagai diagnosa.