(Asam Amino) Form Hasil Analisa

Nama: Contoh(Wanita)Jenis Kelamin: WanitaUmur: 31
Figur: 165cm ,62kgTanggal Ujian: 16/10/2013 13:10

Column
Hasil Pengujian Aktual
Barang pengujianRentang normalNilai Pengukuran yang sebenarnyaHasil pengujian
Lysine0.253 - 0.6590.644
Tritopan2.374 - 3.7096.237
Fenilalanin0.731 - 1.3071.216
Metionin0.432 - 0.8260.642
Treonin0.422 - 0.8170.522
Isoleucine1.831 - 3.2481.852
Leucine2.073 - 4.5794.242
Valine2.012 - 4.8923.76
Histidin2.903 - 4.0122.986
Arginin0.710 - 1.2090.994
Referensi Standar:
 Normal(-) Abnormal Ringan(+)
 Abnormal Sedang(++) Abnormal Berat(+++)
Lysine:0.253-0.659(-)0.659-0.962(+)
 0.962-1.213(++)>1.213(+++)
Tritopan:2.374-3.709(-)3.709-4.978(+)
 4.978-6.289(++)>6.289(+++)
Fenilalanin:0.731-1.307(-)1.307-1.928(+)
 1.928-2.491(++)>2.491(+++)
Metionin:0.432-0.826(-)0.826-1.245(+)
 1.245-1.637(++)>1.637(+++)
Treonin:0.422-0.817(-)0.817-1.194(+)
 1.194-1.685(++)>1.685(+++)
Isoleucine:1.831-3.248(-)3.248-4.582(+)
 4.582-5.657(++)>5.657(+++)
Leucine:2.073-4.579(-)4.579-6.982(+)
 6.982-9.256(++)>9.256(+++)
Valine:2.012-4.892(-)4.892-6.982(+)
 6.982-9.677(++)>9.677(+++)
Histidin:2.903-4.012(-)4.012-5.113(+)
 5.113-6.258(++)>6.258(+++)
Arginin:0.710-1.209(-)1.209-1.812(+)
 1.812-2.337(++)>2.337(+++)
Parameter Deskripsi
Lysine:
Penelitian membuktikan bahwa lysine terbukti efektif untuk mencegah HSV (Herpes Simplex Syndrome) karena bersifat antivirus, sehingga dapat mencegah perkembangbiakan virus penyebab herpes. Di samping itu, manfaat lainnya adalah membantu dalam penyerapan kalsium, pembentukan hormon dan kolagen, serta antibodi.
Secara tidak langsung, lysine juga dapat menstimulasi selera makan, karena perannya dalam membantu proses detoksifikasi pada hati dan menghasilkan enzim pencernaan.
Iysine juga memainkan peranan penting dalam produksi carnitine untuk mengubah asam lemak menjadi energi dan membantu menurunkan kadar kolesterol. Iysine banyak terdapat pada makanan yang banyak mengandung protein, seperti daging, keju, susu, ikan dan telur untuk protein hewani. Sementara untuk protein nabati bisa didapat dari kacang-kacangan, seperti kacang kedelai dan hasil proses kedelai lainnya seperti tahu dan tempe.
Kekurangan lysine dapat menyebabkan tubuh menjadi mudah lelah, pusing, kehilangan selera makan, anemia, gangguan pertumbuhan dan gangguan reproduksi.
Tritopan:
Fungsi Tritopan ada 2 macam yaitu: mencegah defisiensi Niasin (Vitamin B3) dan sebagai prekursor serotonin. Serotonin merupakan neurotransmitter yang mengatur pola tidur, selera, dan suasana hati. Pada kadar yg optimal Tritopan dapat digunakan dalam pengobatan berbagai kondisi, seperti depresi, kecemasan, dan insomnia.
Sumber Tritopan dapat diperoleh dari susu, daging (ayam, kambing,sapi), keju, pisang, ikan, telur, yoghurt, wijen, bunga matahari.
Fenilalanin:
Fenilalanin (phenyalanine) adalah jenis asam amino yang memainkan peran penting dalam produksi pigmen melanin kulit, beberapa hormon, dan beberapa jenis asam amino lainnya.
Ditemukan dalam makanan kaya protein dan air susu ibu, fenilaianin secara komersial digunakan dalam industri pengolahan makanan dan suplemen gizi.
Kekurangan fenilalanin menimbulkan beberapa masalah kesehatan seperti kurangnya memori, nafsu makan menurun, stamina rendah, dan kurangnya kewaspadaan.
Metionin:
Fungsinya antara lain: sebagai prekursor sistein dan kreatin, menurunkan kadar kolesterol darah, membantu membuang zat racun di hati, membantu regenerasi jaringan baru pada hati dan ginjal, mengatasi depresi, mengobati ketergantungan obat dan alkohol, mengatasi parkinson.
Metionin banyak terdapat pada daging, ikan, dan produk susu.
Treonin:
Salah satu asam amino yang membantu detoksifikasi, membantu pencegahan penumpukan lemak pada organ hati, komponen penting dari kolagen. Treonin tersedia dalam banyak pada jagung, beras, gandum, selada, bayam, labu pahit, kembang kol, nangka, jambu mete, biji wijen, biji bunga matahari, apel, kesemek, telur, daging babi, susu, dan ragi.
Isoleucine:
Asam amino ini diperlukan dalam produksi dan penyimpanan protein oleh tubuh dan pembentukan hemoglobin, juga berperan dalam metabolisme dan fungsi kelenjar timus dan kelenjar pituitari , mendorong pembekuan darah pada tempat yang luka, mempertahankan keseimbangan nitrogen dalam tubuh, menurunkan kadar trigliserid darah serta menstabilkan kadar gula dalam darah. Isoleusin banyak terdapat pada kacang-kacangan, biji-bijian, daging, telur, ikan.
Leucine:
Berperan penting dalam proses produksi energi tubuh terutama dalam mengontrol sintesa protein, pemacu fungsi otak, produksi hormon pertumbuhan, menstabilkan gula darah, serta membantu penyembuhan jaringan tulang, otot, dan kulit.
Sumber leucin terdapat pada beras utuh, daging, susu, telur, kedelai.
Valine:
Diperlukan dalam pertumbuhan dan penampilan, terutama berfungsi dalam sistem saraf dan pencernaan, memperbaiki saraf otot, memperbaiki gangguan mental dan emosional, memacu koordinasi otot, membantu perbaikan jaringan yang rusak, menjaga keseimbangan nitrogen dalam tubuh.
Sumber valine terdapat pada produk peternakan (daging, susu, telur, keju) dan biji-bijian yang mengandung minyak (kacang tanah, wijen).
Histidin:
Histidin diperlukan pada saat pertumbuhan untuk memperbaiki jaringan tubuh dan mengubah kelebihan glukosa menjadi glikogen yang diproses di dalam hati. Histidin dikonversi tubuh menjadi histamin, yang merangsang pengeluaran asam lambung. Kekurangan histidin dapat menimbulkan radang sendi. Histidin dapat diperoleh dari susu, daging (ayam, sapi), pisang, anggur, sayuran hijau.
Arginin:
Arginin diperlukan tubuh dalam pembuatan cairan seminal (air mani), memperkuat sistem imun, melancarkan peredaran darah, menurunkan kadar lemak, menguatkan otot jantung, merangsang sekresi hormon pertumbuhan, melebarkan pembuluh darah, menyembuhkan luka.
Arginin banyak terdapat pada susu, keju, yoghurt, telur, daging.

Hasil uji atau analisa hanya untuk referensi saja dan bukan sebagai diagnosa.